Tugas 3
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN
TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
I.1. Latar Belakang Penelitian
Menurut Undang-undang
Tentang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 pasal 1 (2003) menyatakan
pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi
dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat,bangsa dan negara. Sehingga dalam mengemban tugasnya guru
dituntut dapat mendidik, mengajar dan melatih agar penguasaan konsep lebih
tertanam.
Keberhasilan pendidikan
dipengaruhi oleh perubahan dan pembaharuan dalam segala unsur-unsur yang
mendukung pendidikan. Adapun unsur tersebut adalah siswa, guru, alat dan metode
penyampaian materi dan lingkungan pendidikan. Semua unsur tersebut saling
terkait dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan.
Perkembangan dunia pendidikan dari tahun ke tahun mengalami perubahan
seiring dengan tantangan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas
dan mampu bersaing di era global. Salah satu permasalahannya yang dihadapi oleh
bangsa kita adalah masih rendahnya kualitas pendidikan pada setiap jenjangnya,
hal ini dapat dibuktikan dengan masih adanya pendidik yang belum dinyatakan
layak menjadi pengajar karena belum menyandang gelar Sarjana Keguruan dan
ijazah di atasnya. Menurut Pusat Statistik Pendidikan (2009/2010), jumlah
pengajar pada DKI Jakarta berkisar 19,668 jiwa dan yang dinyatakan layak
menjadi pengajar berkisar 15,800 jiwa dengan persentase 80,33% yang layak
menjadi pengajar dan 19,67% pengajar yang tidak layak menjadi pengajar. Banyak
hal yang telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional antara
lain melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kualitas guru, menyempurnakan
kurikulum, pengadaan buku dan alat pelajaran serta perbaikan sarana dan
prasarana pendidikan. Namun demikian mutu pendidikan yang dicapai belum seperti
apa yang diharapkan seperti peningkatan pendidik layak mengajar seluruhnya,
pengadaan fasilitas yang layak bagi peserta didik dan pendidik dan kelulusan
100% pada peserta didik. Perbaikan yang telah dilakukan pemerintah tidak akan
ada artinya jika tanpa dukungan guru, orang tua, siswa, dan masyarakat. Berbicara tentang mutu pendidikan tidak lepas dengan proses belajar
mengajar. Di mana dalam proses belajar mengajar guru harus mampu menjalankan
tugas dan peranannya.
Menurut Darmawan, D.,
& Permasih (2011: 140-141) berkaitan dengan proses interaksi belajar
mengajar ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi siswa, baik yang berasal
dari diri siswa (faktor internal) maupun dari luar siswa (faktor eksternal).
Faktor internal diantaranya adalah minat, bakat, motivasi, tingkat intelegensi.
Sedangkan faktor eksternal diantaranya adalah faktor metode pembelajaran dan
lingkungan. Motivasi belajar merupakan salah satu faktor internal yang cukup
penting dalam proses belajar mengajar. Motivasi diperlukan untuk menumbuhkan
minat terhadap pelajaran yang diajarkan oleh guru. Sedangkan metode
pembelajaran juga salah satu faktor yang menentukan berhasil tidaknya proses
belajar mengajar, dengan metode yang tepat secara otomatis akan mendukung
pencapaian tujuan pembelajaran. Sehingga kedua faktor yang mempengaruhi
prestasi belajar tersebut mempunyai andil yang cukup besar dalam kegiatan
belajar.
Pemilihan dan penggunaan metode yang tepat sesuai dengan tujuan kompetensi
sangat diperlukan. Karena metode adalah cara yang digunakan oleh guru untuk
mengadakan hubungan dengan siswa pada saat kegiatan belajar mengajar
berlangsung. Untuk itu guru sebagai pengarah dan pembimbing tidak hanya pandai
dalam memilih metode pembelajaran namun usaha guru-guru untuk mengoptimalkan
komponen pembelajaran diperlukan dalam rangka meningkatkan prestasi belajar.
Dimana akuntansi merupakan sebuah mata diklat yang membutuhkan kecermatan dan
ketelitian sehingga metode yang digunakan harus sesuai agar mendapatkan hasil
yang maksimal. Pengembangan metode yang tidak sesuai dengan tujuan pengajaran
akan menjadi kendala untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan. Masalah yang
timbul bagi siswa adalah bagaimana cara belajar yang efektif yaitu sesuai
dengan teknik belajar yang standar dengan berlatih melatih otaknya untuk
belajar terus dengan keteraturan,
bagaimana melakukan penyesuaian dengan guru dan bagaimana menimbulkan kebiasaan
teratur sehingga mencapai prestasi belajar yang optimal.
Dari keterangan di atas ada keterkaitan tinggi rendahnya motivasi
belajar, metode pembelajaran dan prestasi siswa yang digunakan untuk
mempertimbangkan melanjutkan studi keperguruan tinggi atau tidak. membahas mengenai pengaruh
motivasi, metode pembelajaran dan lingkungan terhadap prestasi belajar.
I.2. Ruang Lingkup Penelitian
Mengingat banyaknya hal-hal yang
dapat mempengaruhi pemahaman siswa SMK dalam mata pembelajaran, dalam penelitian ini akan dibatasi masalah yang ada dengan tujuan
agar penelitian ini tidak menyimpang dari tujuannya. Maka penelitian ini dibatasi hanya pada motivasi belajar, metode
pembelajarannya, dan prestasi siswa terhadap keinginan siswa melanjutkan studi
ke perguruan tinggi.
I.3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini
untuk :
1. Mengetahui pengaruh antara motivasi belajar dan metode
pembelajaran terhadap prestasi belajar yang dicapai pada siswa SMK
2. Mengetahui pengaruh motivasi
belajar terhadap minat melanjutkan studi keperguruan tinggi pada siswa SMK
3. Mengetahui pengaruh metode
pembelajaran terhadap minat melanjutkan studi keperguruan tinggi pada siswa SMK
4. Mengetahui pengaruh prestasi
belajar yang dicapai terhadap minat melanjutkan studi keperguruan tinggi pada
siswa SMK
I.4 Manfaat penelitian ini untuk :
1.
Bagi siswa
Diharapkan siswa selalu meningkatkan motivasi belajar
2.
Bagi guru
Mendorong guru untuk menciptakan proses belajar mengajar yang bisa
menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap materi yang akan sampaikan dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat dan efektif.
3.
Bagi Sekolah
Sekolah dapat lebih meningkatkan kualitas proses belajar mengajar untuk
keseluruhan mata pelajaran pada umumnya.
4.
Penelitian Lainnya
Menjadi suatu pengembangan ilmu pengetahuan melalui kegiatan penelitian
mengenai proses pembelajaran akuntansi di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan.
Komentar
Posting Komentar